2 T Tips dan Trik, MELEJITKAN TALENTA SANG BUAH HATI

Published by:

buku15

2 T Tips dan Trik, MELEJITKAN TALENTA SANG BUAH HATI
Oleh : Ummu Haya Nida

Kemajuan teknologi informasi dengan segala konsekuensi perubahannya, terkadang telah mengekibatkan hubungan keluarga, antara anak dan Orang tua menjadi semu. Setiap anggota keluarga; ayah, ibu dan anak seolah membangun dunianya sendiri-sendiri. Anak sibuk dengan aktivitasnya, ibu sibuk dengan organisasi dan karirnya, sedangkan ayah sibuk dengan pekerjaan kantornya.

buku15
Akibat dari semua ini, pertemuan antar anggota keluarga sangat jarang. Kesibukan masing-masing mengakibatkan pula terjadinya perubahan etika dalam hubungan berkeluarga. Padahal, Orang tua adalah cermin bagi anaknya. Mereka adalah model awal yang akan ditiru anak di lingkungan terdekatnya. Bagaimana Orang tua mengendalikan emosi, berkomunikasi, berperilaku, dan memperlakukan mereka.

Kepribadian anak dibangun atas pondasi Orang tua. Dan menjadi Orang tua yang dapat menjadi panutan bagi buah hati perlu memiliki trik-trik yang jitu. Mendidik dan membekali buah hati untuk meniti masa depannya juga memerlukan ilmu agar yang menjadi tujuan dapat tercapai. Akan tetapi, hal itu tidaklah mudah.

Di dalam buku ini, Penulis membagi tips dan trik dalam melejitkan talenta anak. Seperti yang diuraikan oleh Penulis, tahap yang harus dilakukan oleh Orang tua adalah menciptakan strategi komunikasi efektif dalam keluarga. Dalam strategi ini ada beberapa langkah yang dilakukan orang tua, yakni membudayakan makan bersama, menjadi sahabat bagi anak, berikan kesempatan kepada anak, jadilah pendengar yang aktif, sempatkan komunikasi meski hanya sebentar, gunakan kalimat positif dalam berkomunikasi, kembangkan diskusi keluarga dan jangan mengkritik berlebihan serta memberi label negatif pada anak (hal 51).

Tahap lainnya yang harus dilakukan Orang tua adalah membangun kepribadian anak. Hal ini amat penting dalam kehidupan mereka. Sebab dalam tahap ini Orang tua diharapkan sejak dini memberikan sikap-sikap disiplin dalam kehidupan. Untuk mewujudkan hal ini dibutuhkan kesabaran dan waktu.

Selain itu, Orang tua juga harus mampu membangun sopan santun dalam diri anak, membangun keberanian dalam diri anak dan membangun kejujuran dalam diri sang buah hati.

Tahap terakhir yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap buah hatinya adalah membangun kecerdasan anak. Membangun kecerdasan anak dapat dilakukan lewat bermain dan melalui pendidikan.

Semua tahap ini sangat sejalan dengan ajaran Islam yang amat menekankan pentingnya mendidik anak. Dalam beberapa hadis, Nabi Muhammad memerintahkan kepada orang tua untuk mendidik buah hatinya. ”Muliakanlah anak-anak kalian dan perbaikilah etika mereka.” (HR. Ibnu Majah dari anas bin Malik). Hadis lainnya yang diriwayatkan Imam Bukhari, Nabi menyuruh agar mendidik anak dengan lemah lembut. ”Hendaklah engkau lemah lembut dan jauhilah kekerasan.”

Lejitkan talenta sang buah hati dengan membangun kecerdasan, kepribadian dan spiritualnya. Tiga potensi ini merupakan bekal mereka kelak. Harus diingat, kesinambungan dan kontinuitas pendidikan tiga potensi inilah yang akan menjadi sebuah harapan bagi masa depan mereka.

25 KIAT MEMPENGARUHI JIWA & AKAL ANAK

Published by:

buku14

25 KIAT MEMPENGARUHI JIWA & AKAL ANAK
Oleh Muhammad Rasyid Dimas

Menyimak buku ini seperti membelah lautan, begitu banyak jenis ikan dan tumbuhan laut yang ada. Beraneka ragam warna, corak, dan perilaku mahluk laut itu. Penjelasan Muhammad Rasyid Dimas begitu mudah dicerna dan dimengerti.

Berbeda dengan teori psikologi tentang cara mendidik anak. Nabi Saw yang mulia menjadi teladan dan sentral dalam buku ini untuk ditiru oleh semua Orang tua muslim. Begitu banyak kisah dari Nabi SAW dan sahabat, dalam berinteraksi dengan anak-anak, menjunjung tinggi rasa hormat kepada anak, menghargai mereka, dan memberi kesempatan kepada mereka untuk mempelajari apa yang orang dewasa lakukan.

Pastikan bahwa pendekatan anda kepada anak cukup mengesankan dan mudah diterima anak. Caranya ? praktekkanlah kiat-kiat yang telah dicontohkan Nabi sebagaimana tertuang dalam buku praktis ini. Anda akan mendapatkan bahwa anda akan menemukan ilmu baru yang sangat bermanfaat untuk membentuk jiwa dan akal anak anda. Adapun daftar isi dari buku 25 Kiat mempengaruhi Jiwa & Akal Anak ini, adalah sebagai berikut :

Berikut Isi dasri Buku 25 KIAT MEMPENGARUHI JIWA & AKAL ANAK

Kiat ke-1 : Jadilah teman dan panutan bagi anak
Kiat ke-2 : Penuhilah hak-hak anak
Kiat ke-3 : Berikanlah kegembiraan pada anak
Kiat ke-4 : Tanamkanlah jiwa kompetisi pada diri anak
Kiat ke-5 : Bercandalah dengan anak dan berilah dia mainan
Kiat ke-6 : Biasakanlah anak mengekspresikan perasaannya
Kiat ke-7 : Kembangkanlah rasa percaya pada diri anak
Kiat ke-8 : Janganlah pelit memberikan pujian pada anak
Kiat ke-9 : Berilah anak motivasi untuk berbuat baik, dan menghindari semua perbuatan buruk
Kiat ke-10 : Biasakanlah anak berbuat baik
Kiat ke-11 : Responslah pada kecenderungan anak
Kiat ke-12 : Pilihlah waktu terbaik untuk mengarahkan anak
Kiat ke-13 : Bertahaplah dalam memberikan arahan dan perintah
Kiat ke-14 : Berbicaralah terus terang kepada anak tanpa bertele-tele
Kiat ke-15 : Berbicaralah sesuai dengan kemampuan akal anak
Kiat ke-16 : Memotivasi anak agar berani mengungkapkan pendapatnya
Kiat ke-17 : Janganlah bosan melatih anak
Kiat ke-18 : Arahkanlah anak pada kepribadian Rasulullah sebagai panutan
Kiat ke-19 : Jadilah pendengar yang baik untuk anak
Kiat ke-20 : Doakanlah anak dan jangan melaknatnya
Kiat ke-21 : Latihlah anak untuk belajar dari realitas yang ada
Kiat ke-22 : Isi waktu luang dengan hal yang bermanfaat
Kiat ke-23 : Berilah anak semua aktivitas yang mampu mengembangkan semua daya psikomotoriknya
Kiat ke-24 : Tanamkanlah pendidikan dengan nasihat
Kiat ke-25 : Gunakanlah kisah untuk menanamkan nilai dan keutamaan dalam diri anak

Buku Pendidikan Anak Dalam Islam

MODERN ISLAMIC PARENTING ; CARA MENDIDIK ANAK MASA KINI DENGAN METODE NABI

Published by:

buku12

MODERN ISLAMIC PARENTING ; CARA MENDIDIK ANAK MASA KINI DENGAN METODE NABI
Praktis, Aplikatif, dan Berdasarkan Pengalaman Selama 20 Tahun
Oleh Dr. Hasan Syamsi

“Semoga Allah merahmati orang tua yang membantu anaknya untuk berbakti kepadanya.”
(Ali bin Abi Thalib)

Di zaman yang serba modern ini, buku-buku bertema pendidikan anak yang dibutuhkan dan menjadi bacaan wajib bagi Orang tua adalah bukan hanya yang bersifat normatif, akan tetapi juga perlu aplikatif.

Buku Modern Islamic parenting ini mencoba menerapkan metode Nabi untuk mendidik generasi masa kini. Ditulis dengan bahasa yang sederhana yang mudah dicerna dan ditambah dengan contoh praktis berdasarkan pengalaman penulis selama 20 tahun dalam mengasuh anak.

Buku Parenting Nabi Buku Modern Islamic Parenting ini akan sangat membantu ayah dan bunda mendapatkan panduan lengkap mendidik anak. Buku softcover ini dengan tebal 312 halaman, berisi antara lain :
Bab 1 : Memahami Tugas Nan Agung
Bab 2 : Strategi Membentuk Anak Idaman
Bab 3 : Mainan dan Hadiah Untuk Anak
Bab 4 : Belajar Menyelesaikan Masalah
Bab 5 : Menghukum Dengan Tepat
Bab 6 : Mendidik Anak Remaja
Bab 7 : Pendidikan Seks Usia Dini
Bab 8 : Strategi Menghafal Alquran sejak dini
Bab 9 : Doa Agar Anak Paham Alquran

Buku ini pas sekali sebagai bekal yang tepat untuk mendidik anak pada era modern ini.

Buku parenting nabawi,buku parenting islami,baku parenting nabawiyah

ISLAMIC PARENTING ; PENDIDIKAN ANAK METODE NABI

Published by:

buku12

ISLAMIC PARENTING ; PENDIDIKAN ANAK METODE NABI
Oleh Syaikh Jamal Abdurrahman

Urgensitas mengenai pentingnya pendidikan anak adalah hal yang mendesak untuk dipahami oleh Orang tua dalam kehidupan modern saat ini. Di saat kita menyaksikan banyak tayangan tindak kekerasan yang dilakukan oleh Orang tua terhadap anak, maupun prilaku menyimpang yang dilakukan oleh para anak-anak remaja, maka kita dapat menyimpulkan bahwa pentingnya bagi Orang tua untuk mempunyai pandangan yang benar dalam memberikan pendidikan bagi anak-anaknya.

Buku Pendidikan Anak Metode Nabi yang ada di hadapan Anda ini dimaksudkan untuk memberikan pandangan, hikmah pelajaran, dan tips praktis mengenai pendidikan anak metode Nabi. Banyak pelajaran yang diungkap dalam buku Islamic Parenting (Pendidikan Anak Metode Nabi).

Seperti ulasan-ulasan yang dipotret dengan jelas oleh penulis, bagaimana kita membayangkan tubuh besar yang mulia ini tergulung-gulung di tanah disertai derai tawa anak-anak kecil yang ceria ? Atau, saat bersama pasukannya nan gagah perwira pulang usai peperangan, tiba-tiba berhenti di gerbang kota sekedar untuk menaikkan anak-anak kecil di kuda tunggangan beliau ? Atau, bagaimana khotbah jum’at yang demikian agung dapat berhenti oleh langkah kaki kecil yang berjalan tertatih mendekat mimbar beliau sewaktu beliau berkhotbah ?.

Kesemuanya seolah-olah membuat kita hadir langsung bagaimana Nabi mendidik anak-anak kaum muslimin. Mengagumkan, mengesankan, hingga akan memaksa keharuan kita meleleh, dan mengantarkan kita pada muara kesimpulan. Beginilah cara Nabi melahirkan generasi terbaik. Suatu fragmen yang sering kita lupakan, karena menganggap generasi terbaik hanyalah para sahabat yang bertemu Nabi dalam keadaan dewasa, tidak termasuk anak-anak yang hidup semasa dengan Beliau.

Buku ini mengulas bagaimana metode pendidikan Nabi shalallahu ‘alayhi wa sallam pada rentang usia berikut:
– 0 s/d 3 tahun
– 4 s/d 10 tahun
– 11 s/d 14 tahun
– 15 s/d 18 tahun
– Pra Nikah

Kejelian penulis untuk membidik proses pendidikan dari sejak janin hingga pra-nikah, merupakan keistimewaan buku islam ini. Fase sangat menentukan dan berpengaruh yang menjadi tanggungjawab orangtua untuk menghitam-putihkan anak-anak mereka. Seperti inilah Nabi mendidik anak-anak!

Buku parenting nabawi,buku parenting islami,baku parenting nabawiyah

TIPS PRAKTIS MENJADIKAN ANAK CINTA AL-QUR’AN

Published by:

buku11

TIPS PRAKTIS MENJADIKAN ANAK CINTA AL-QUR’AN
Oleh Dr. Sa’ad Riyadh

“Anak adalah amanah (titipan) dari Allah. Dan amanah ini tentu harus dijaga dengan baik, yaitu dengan memberi pendidikan yang tepat bagi anak, sehingga nanti dapat menjadi anak yang berbakti kepada-Nya”, tulis Dr. Sa’ad Riyadh selaku penulis buku ini.

Buku yang ada di hadapan Anda ini bukan hanya memberikan perhatian pada tips-tips praktis dalam mengajarkan anak tentang cinta Al-Qur’an, tetapi juga memberikan teori dan falsafah dalam pendidikan anak agar dapat mencintai Al-Qur’an.

Dr. Sa’ad Riyadh melalui buku yang aslinya berjudul Kaifa Nuhabbib Al-Qur`an Li`abnaa`inaa? Berpandangan bahwa pendidikan paling utama yang mesti ditanamkan sedari dini adalah cinta kepada Al-Qur’an, wahyu Allah. Sebab, dengan mencintai Al-Qur’an anak-anak akan cinta kepada Tuhannya dan memperoleh banyak ilmu berharga tentang agama Islam.

Rasa cinta pada Al-Qur’an ini mesti ditumbuhkan lebih dulu kepada anak sebelum kita mengajarkan hafalan ayat-ayat Al-Qur`an kepada mereka. Sebab, menghafal Al-Qur`an tanpa rasa cinta kepada kitab suci itu takkan menghasilkan kebaikan apapun.

Oleh karena itu, pada bagian awal dari buku ini Penulis menekankan untuk pentingnya “MEMBANGUN HUBUNGAN IDEAL ANTARA ANAK DENGAN AL-QUR`AN”, antara lain : Rumah Sebagai Teladan, Pendidik Sebagai Teladan, Agar Anak Mencintai Anda, Mengenal Karakter Khusus Anak yang Sedang Anda Didik, Menggunakan Sarana Pendidikan Mutakhir, Memperhatikan Daya Ingat Anak dengan Cermat, Menjaga dan Mengembangkan Daya Ingat Anak, Memilih Waktu yang Tepat untuk Menghafal Al-Qur`an, Mengenal Bakat Anak dan Cara Mengembangkannya, Mengenal Anak yang Memiliki ‘Problem Belajar’ dan Cara Berinteraksi Dengannya, Sarana yang Biasa Digunakan untuk Mendukung Anak, dan Hambatan dalam Proses Menanamkan Cinta Al-Qur`an.

Selanjutnya, keunikan buku ini juga adalah karena kemampuan Penulis yang mampu memberikan tips-tips praktis dalam mengajarkan rasa cinta itu, yang ia sesuaikan dengan perkembangan usia dan psikologis anak, serta teknik dan sarana mengajar mutakhir.

Seperti dalam Bab-Bab selanjutnya, yaitu Bab kedua “CARA MENDIDIK ANAK CINTA AL-QUR`AN PADA USIA BALITA”, yang berisi antara lain : Pentingnya Berinteraksi dengan Anak pada Tahap Usia Balita, Pertama: Teknik Berinteraksi dengan Anak Sejak Usia 2 Tahun Agar Cinta Al-Qur’an, Kedua: Teknik Berinteraksi dengan Anak Usia 3-5 Tahun Agar Cinta Al-Qur’an, dan Langkah-langkah Penting untuk Menanamkan Rasa Cinta Al-Qur’an di Hati Anak Usia Balita.

Dilanjutkan dengan Bab ketiga “CARA MENDIDIK ANAK CINTA AL-QUR`AN PADA USIA 6 – 12 TAHUN”, yang berisi antara lain : Teknik Interaksi dengan Anak-anak usia 7-10 Tahun untuk Menanamkan Rasa Cinta Al-Qur`an, dan Teknik Interaksi dengan Anak-anak Usia 11-13 Tahun untuk Memperkokoh Rasa Cinta pada Al-Qur`an.

Dan diakhir yaitu Bab Keempat “CARA MENDIDIK ANAK CINTA AL-QUR`AN SAAT USIA REMAJA”, yang berisikan antara lain : Mengawal Rasa Cinta Anak kepada Al-Qur`an, Mengenalkan Manfaat Al-Qur`an kepada Anak-anak Usia Remaja, dan Cara Menanamkan Rasa Cinta Al-Qur’an ke Dalam Hati Anak-anak Remaja.

ADA SURGA DI RUMAHKU ; Tips-Tips Praktis Bagi Setiap Muslim Untuk Bisa Membangun Surga di Rumah Tangga

Published by:

buku10

ADA SURGA DI RUMAHKU ;
Tips-Tips Praktis Bagi Setiap Muslim Untuk Bisa Membangun Surga di Rumah Tangga
Oleh : Amru Khalid

“Kalau ada surga di dunia, itulah keluarga yang bahagia. Dan kalau ada neraka di dunia, itulah keluarga yang berantakan”. (Arif Bijak)

Buku ini berbicara mengenai tema keluarga, yang juga di dalamnya mengulas perihal pentingnya pendidikan anak. Melalui buku ini, Penulis ingin menghadirkan surga itu ke rumah-rumah kita dan mengusir jauh-jauh panasnya api neraka darinya !.

Miniatur masyarakat adalah bermula dari sebuah keluarga, apabila satu keluarga itu baik dengan lingkungan yang baik pula, maka wujud masyarakat yang baik pun akan hadir. Oleh sebab itu, membangun keluarga dalam arti baik adalah hal yang penting.

Dalam kaitan pendidikan anak dan keluarga ini, Orang tua baik Ayah maupun Ibu hendaknya dapat “Merasakan Nilai Sebuah Keluarga”, di dalam Bab selanjutnya Penulis menekankan untuk “Berinteraksilah dengan Kasih Sayang”, dan “Lukislah Sebuah Impian Indah untuk Keluargamu !”, serta “Ingatlah Kenikmatan Keluargamu agar Engkau Selalu Memeliharanya”, dan selanjutnya perlu kiranya sebagai Orang tua untuk “Membuat Sebuah Tujuan Keluarga”.

Di dalam bagian yang lain, Penulis menekankan pentingnya Orang tua, baik Ayah maupun Ibu untuk membangun peranannya, dalam hal ini adalah “Bentuk Peranan Ayah”, “Ayah Sebagai Teladan”, dan “Ibu, Sosok yang Sangat Berharga”.

Terakhir, Penulis memberikan tips praktis dalam mengelola keluarga, melalui : pentingnya “Bahasa Kasih Sayang”, “Memberi Pengarahan Kepada Anak”, “Hukuman”, “Berbakti Kepada Kedua Orang tua”, “Cinta antara Suami Istri”, “Ketakwaan di antara Suami Istri”, “Silaturahim”, dan “Pertemanan yang Baik”.

Melalui buku ini, Penulis berusaha memancangkan tiang-tiang penunjuk arah ke surga dunia itu. Dengan gayanya yang khas, Penulis meracik tips-tips praktis seperti tersaji di atas untuk setiap Muslim agar dapat membangun surga di rumah tangga masing-masing.

MENCETAK GENERASI RABBANI ! ; Mendidik Buah Hati Menggapai Ridha Ilahi

Published by:

buku8

MENCETAK GENERASI RABBANI ! ; Mendidik Buah Hati Menggapai Ridha Ilahi
Panduan Pendidikan Anak Muslim dari A – Z : Ummu Ihsan Choiriyah & Abu Ihsan Al-Atsary

Berjuta harapan Orang tua banyak disematkan kepada sang anak begitu Ia dilahirkan ke dunia. Berharap agar sang anak kelak menjadi anak yang pintar, cerdas, dan berhasil. Dan untuk semua itu, banyak Orang tua rela bersusah payah untuk berkorban harta, agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan anaknya, gizi, pakaian, hingga pendidikan. Semua yang diberikan adalah yang berkualitas dan terbaik bagi anak-anaknya.


Akan tetapi, Orang tua lupa bahwa apakah yang telah dilakukan semua itu untuk menjadikannya anak pintar, cerdas, dan berhasil merupakan jaminan di kemudian hari sang anak juga akan menjadi anak yang sholeh ? Anak yang berbakti dan merawat Orang tua di saat usia senjanya ? Anak yang bisa dijadikan tabungan dan manisfestasi Orang tua di akhirat kelak ? Karena, betapapun sang anak adalah anak yang pintar dan berhasil, itu sama sekali tidak berguna jika yang diberikan sang anak kepada orang tuanya adalah kedurhakaan dan kebobrokan Iman.

Penulis buku ini, berupaya untuk menuntun setiap Orang tua agar dapat mendidik anak-anaknya dengan benar sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Penulis berupaya menanamkan agar kepada Orang tua bukan hanya menjadikan anak yang pintar dan berhasil, akan tetapi lebih dari itu, yaitu terpenting adalah anak yang shalih dan shalihah, sehingga dapat menjadi “Generasi Rabbani”, yaitu generasi yang unggul keilmuan dan ketaqwaannya kepada Allah Subhanahu Wa Ta ala.

Di antara materi pada buku ini adalah mengenai : Mendidik anak dalam kandungan, 10 karakter pendidik sukses Pengajaran ilmu agama dan dunia pada anak, Memahami psikologi anak, Anak dan sosial kemasyarakatan, Jasmani dan kesehatan pada anak, Menempa mental anak, Persiapkan anak untuk berdakwah di jalan Allah, Metode pengajaran pada anak, dan Anak & pendidikan seksual dll.

Dengan membaca buku ini insya Allah akan menambah ilmu dan wawasan kita dalam mendidik buah hati sehingga mereka menjadi “Generasi Rabbani”, yakni anak-anak yang salih dan salihah.

PANDUAN MENDIDIK ANAK MUSLIM USIA PRA SEKOLAH

Published by:

buku7

PANDUAN MENDIDIK ANAK MUSLIM USIA PRA SEKOLAH
Abu Amr Ahmad Sulaiman

Mempersiapka anak di usia pra sekolah adalah hal yang penting, karena pada paruh perkembangan dan pertumbuhannya banyak mengalami perubahan yang signifikan, karena umumnya pada akhir masa prasekolah, anak sudah mampu memandang perspektif orang lain dan mentoleransinya walaupun belum memahaminya, anak sangat ingin tahu tentang faktual dunia.

 

Buku yang ada di tangan anda ini merupakan pengalaman lebih dari 30 rekan pendidik, yang telah dipraktekkan dalam pendidikan murid-murid dan anak-anak mereka. Ditujukan untuk para Orang tua yang ingin mendidik anaknya secara islami, dengan kesadaran yang menyeluruh.

Buku ini memadukan antara teori dan praktek. Program dalam buku ini diperuntukkan bagi anak usia antara 3 tahun sampai dengan 6 tahun (usia pra sekolah). Buku ini terdiri dari daftar isi sebagai berikut : Yang Perlu Diingat, Pendidikan Antara Tujuan dan Sarana, Rancangan Pelaksanaan Metode, Latihan-Latihan (18 Latihan), Yang Benar dan Yang Salah, Ucapkan dan Jangan Ucapkan, Perilaku Menyimpang Anak-Anak, Kebiasaan Mencuri, Perasaan Takut, Tidak Percaya Diri, Suka Melawan, Kebiasaan Merusak, Ngompol, Mimpi Yang Menakutkan dan Susah Tidur, Hilangnya Nafsu Makan, Sehari Dalam Kehidupan Anak Muslim (Sebuah Usulan), Angket (Kriteria Pendidik Yang Baik), Evaluasi, dan Sehari Dalam Kehidupan Anak Muslim.

Pesan penting yang ingin disampaikan dalam buku ini adalah “Jadilah ! Pendidik, teladan dan pahlawan bagi putra-putri Anda dengan mempraktekkan pedoman buku ini!”.

SENI MENDIDIK ANAK PEREMPUAN DALAM ISLAM

Published by:

IMG_20150420_114446

SENI MENDIDIK ANAK PEREMPUAN DALAM ISLAM
M. Subhi Sulaiman

Rasulullah SAW. dalam sebuah hadits menyampaikan bahwa tidak ada suatu pemberian yang lebih baik dari seorang ayah kepada anaknya selain penididikan yang baik.

Ali ibn Abi Thalib ra. berkata, “Ajarilah anak-anakmu dan didiklah mereka”.

Islam meberikan perhatian yang sangat besar terhadap pendidikan anak, terutama pendidikan anak perempuan. Hal ini dipandang penting karena dari sosok perempuan itu terlahir generasi-generasi umat ini, tentu harapannya adalah akan terlahir generasi yang baik.

Dalam era globalisasi saat ini, di mana dunia tengah cepat mengalami perubahan yang tidak jarang turut merubah pandangan atas norma budaya dan Agama, sehingga merusak pandangan yang sejatinya benar dan tetap harus dipelihara. Di sinilah banyak pandangan-pandangan yang berusaha untuk mendistorsi kedudukan perempuan dalam pandangan agama, utamanya adalah Islam.

Oleh karena itulah, pandangan-pandangan miring mengenai itu haruslah diluruskan. Di dalam Islam peran perempuan sangatlah penting, di samping terlahir sebagai anak, perempuan dalam kapasititasnya nanti akan menjadi seorang Istri, yang kelak juga akan memerankan dirinya sebagai Ibu bagi anak-anaknya.

Menyadari akan peran-peran tersebut, maka dalam kapasitasnya sebagai anak, Rasulullah SAW telah bersabda bahwa di dalam pemenuhan kasih sayang hendaklah Orang tua tidak membeda-bedakannya dengan anak laki-laki. Seperti yang dinyatakan dalam haditsnya : “Berlaku adillah kepada seluruh anak-anakmu ! Berlaku adillah kepada seluruh anak-anakmu ! Berlaku adillah kepada seluruh anak-anakmu ! (HR. Muslim).

Dan di saat mereka memerankan dirinya sebagai Istri hingga menjadi Ibu bagi anak-anaknya, maka adalah seseorang yang perlu dilindungi dan diperlakukan sama ataupun adil. Pandangan inilah yang perlu pertama kali didudukkan dalam membahas seni mendidik anak perempuan.

Penulis di dalam bukunya tersebut berupaya untuk mengajak kepada Orang tua melalui pengalaman maupun hikmah-hikmah yang disajikan dalam tulisan tersebut agar dapat mendidik anaknya sebaik mungkin. Oleh sebab itulah, hadirnya buku ini semoga dapat menjadi bahan referensi dalam melakukan pendidikan terbaik bagi putra-putri tercinta, terutama anak perempuan.

ALFABET CINTA ; 28 CARA AGAR ORANG TUA DICINTAI ANAKNYA

Published by:

buku6

ALFABET CINTA ; 28 CARA AGAR ORANG TUA DICINTAI ANAKNYA
Dr. M. Fahd Ats-Tsuwaini

“Melalui buku ini kita akan berusaha mengenali sarana-sarana praktis yang setiap hari bias kita gunakan untuk membahasakan cinta dan kasih sayang kepada putra-putri kita. Saya yakin kita semua menyayangi dan menghargai mereka. Tetapi, terkadang kita lalai memberitahukan hal itu kepada mereka, atau karena kita tak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata, serta malu untuk mencium dan membelai mereka”, tulis Dr. M. Fahd Ats-Tsuwaini Penulis buku ini.

Seperti yang telah diutarakan oleh Penulis bahwa buku ini berisi mengenai langkah-langkah praktis dalam mendidik anak, yang tersusun dengan menggunakan Alfabet dari huruf Hijaiyah (Arab). Penyusunan langkah-langkah praktis tersebut secara Alfabet akan memudahkan bagi Orang tua untuk mengingat dan mempraktekkannya.

Pembahasan dalam Alfabet tersebut juga disusun secara ringkas dan mudah dipahami, sehingga para Orang tua tidak perlu berpusing kepala untuk memahami maupun menelaah pesan yang disampaikan dalam buku tersebut.

Uniknya dalam buku ini juga adalah dengan menyertakan lembar evaluasi, baik untuk Orang tua, maupun penilaian Anak terhadap Orang tuanya. Di dalam setiap akhir dari Bab tiap Alfabet, para Orang tua disarankan untuk menilai dirinya sendiri yang menunjukkan berapakali Anda mengungkapkan cinta melalui perilaku yang disebutkan sebelumnya. Begitu juga dengan sang Anak, yang di akhir keseluruhan buku diberikan lembar evaluasi untuk menilai perilaku yang diberikan oleh Orang tuanya.

Sehingga di akhir dari evaluasi ini, kita dapat mengetahui sejauh dan sebesar apa kadar cinta Orang tua pada anak.